๐Ÿ• Hadits Tentang Hati Segumpal Darah

segumpaldaging itu adalah hati Dalam hadits Nu`man bin Basyir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: ุฃูŽู„ุงูŽ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ู…ูุถู’ุบูŽุฉู‹ ุฅูุฐูŽุง ุตูŽู„ูŽุญูŽุชู’ ุตูŽู„ูŽุญูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ูƒูู„ูู‘ู‡ู ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ููŽุณูŽุฏูŽุชู’ ููŽุณูŽุฏูŽ ุงู„ู’ุฌูŽุณูŽุฏู ูƒูู„ูู‘ู‡ู ุฃูŽู„ุงูŽ ูˆูŽู‡ููŠูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽู„ู’ุจู Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)" (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599). Berdasarkan hadits di atas, baik-buruknya perilaku dan amal perbuatan ditentukan pula oleh baik dan buruknya hati. Haditsini dimuat oleh Imam an-Nawawi dalam Arba'in an-Nawawiyah, hadits no. 6, dan Riyadhush-Shalihin, no. 588)โ€”โ€”โ€” Kebanyakan orang mengartikan kalimat terakhir menjadi: "segumpal daging itu adalah hati," padahal merujuk pembahasan diatas, dimana qalbu berarti jantung, maka seharusnya menjadi "segumpal daging itu adalah jantung." Haimanusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah Baiknyahati akan membuat seluruh kehidupan lebih baik. Rasulullah saw bersabda: "Di dalam jasad itu ada segumpal darah, bila rusak, maka rusaklah seluruh tubuh dan bila sehat maka sehatlah seluruh tubuh, segumpal darah itu adalah hati." Hati harus selalu dijaga untuk selalu hidup menerima cahaya kebenaran dan ketenangan. Banyaksekali dalil dalil baik ayat suci Al-Quran dan hadits tentang hati seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. Dalam salah satu ayat Al-Quran, ALLAH SWT berfirman sebagai berikut : (ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ููŽุนู ู…ูŽุงู„ูŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุจูŽู†ููˆู†ูŽ (88) ุฅูู„ูŽู‘ุง ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุจูู‚ูŽู„ู’ุจู ุณูŽู„ููŠู…ู (89 HaditsTentang Akhlak. Berikut beberapa hadits tentang akhlak yang menunjukkan keutamaan dan pentingnya akhlak mulia : ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- : "ุฅูู†ูŽู‘ ู„ููƒูู„ูู‘ ุฏููŠู’ู†ู ุฎูู„ูู‚ู‹ุง ูˆูŽุฎูู„ูู‚ู ุงู„ุฅุณู„ุงู…ูŽ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุกู. Dari Anas bin Malik radhiallahu anhu, dia HADIS: Segumpal Darah Dalam Tubuh Manusia (Hati) Mohd Noor ShawalWednesday, January 06, 2016. ุจูุณู’ู…ู ุงู„ู„ู‘ู‡ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญู’ู…ูŽู†ู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู’ู…ู. ุงู„ุณูŽู‘ู„ุงูŽู…ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู. sumbergambar:googleimage. Sabda Rasulullah s.a.w: Darihadits tersebut dapat disimpulkan beberapa fakta berikut: Pertama, dapat dibuktikan secara ilmiyah, tulang ekor merupakan unsur terpenting proses pembentukan janin pada fase pertama. Kedua, bahwa tulang ekor tidak akan hancur. Ketiga, dari tulang ekorlah manusia akan dihidupkan dan akan dibentuk kembali pada hari kiamat kelak, cukup RasulullahSAW bersabda: "Ketahuilah, bahwa di dalam badan terdapat segumpal darah. Jika iabaik, maka semua aggota badan akan baik. Jika ia rusak, maka semua anggota badan akan rusak. Segumpal darah tersebut adalah hati." (HR.Ibnu Majah) Istiqomah Lisan Lisan merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada manusia. Hendaklah kalian mengulangi kembali (hadits-hadits tersebut), karena hadits itu menggerakkan (menjelaskan) hadits (lain) ". HR. Darimi 2 Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. 3. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, 4. yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, 5. Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (2) Allah Ta'ala berfirman menerangkan keutamaan ulama dan apa-apa yang mereka miliki dari kedudukan dan ketinggian: LP3K. Hasil pencarian tentang segumpal+daging+itu+adalah+hati Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging..., dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan...daging. Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah darah kental lalu segumpal darah itu Kami jadikan...segumpal daging daging yang besarnya sekepal tangan dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang-belulang..., lalu tulang-belulang itu Kami bungkus dengan daging menurut qiraat yang lain lafal 'Izhaaman dalam Lalu Allah menjadikan daripadanya dari air mani yang telah menjadi segumpal darah, segumpal daging Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya menjadi 'alaqah, kemudian menjadi segumpal...daging hingga akhir penciptaannya. Kemudian adalah mani itu menjadi segumpal darah lalu Allah menciptakannya dari air mani itu menjadi penciptaan masing-masing di antara kalian, yaitu mulai dari air mani, lalu berupa darah kental, kemudian segumpal...daging, lalu menjadi manusia dan penciptaan apa yang bertebaran di muka bumi berupa makhluk-makhluk...yang melata arti kata Ad-Daabbah adalah makhluk hidup yang melata di permukaan bumi, yaitu berupa manusia kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, menjadikan kalian dalam perut ibu kalian kejadian demi kejadian yaitu mulai dari air mani, kemudian menjadi segumpal...darah, lalu menjadi segumpal daging dalam tiga kegelapan yaitu gelapnya perut, gelapnya rahim dan...Yang berbuat demikian itu adalah Allah, Rabb kalian, Rabb Yang mempunyai kerajaan; tidak ada Tuhan selain Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. ketahuilah sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal...darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan...Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan sedikit pun dari daging dan otot melainkan dia melahapnya...habis-habisan, kemudian daging dan otot itu kembali seperti semula, lalu dilahapnya lagi, demikianlah Maka dia pergi yakni ia beranjak dari situ menemui keluarganya dengan diam-diam kemudian dibawanya daging...Di dalam surah Hud telah disebutkan pula melalui firman-Nya, "... dengan membawa daging anak sapi yang...Hud, 69 yakni daging anak sapi gemuk itu sudah dipanggang. kalian semua, bahwa Allah tidak melihat bentuk badan dan perbuatan lahir kalian, tetapi Dia melihat hati...Tetapi Dia menginginkan kekhusukan hati kalian....Maka dari itu, keridaan-Nya tidak akan bisa didapatkan melalui pembagian daging dan penumpahan darah...hewan kurban itu semata, tetapi yang bisa mendapatkannya adalah ketakwaan dan ketulusan niat....Semua penundukan itu Kami lakukan demi kepentingan kalian dan agar kalian mengagungkan Allah atas petunjuk Kemudian ia datang dengan membawa daging anak sapi yang gemuk....Daging itu pun didekatkan kepada mereka. Tetapi mereka tidak memakannya. Kemudian ia datang dengan membawa daging anak sapi yang gemuk....Daging itu pun didekatkan kepada mereka. Tetapi mereka tidak memakannya. menciptakan manusia atau jenis manusia dari 'alaq lafal 'Alaq bentuk jamak dari lafal 'Alaqah, artinya segumpal Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridhaan Allah, tetapi ketakwaan Sesungguhnya kalian lebih ditakuti lebih disegani dalam hati mereka dalam hati orang-orang munafik...itu daripada Allah karena siksaan-Nya yang ditangguhkan....Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tiada mengerti. Adam dari tanah, kemudian Kami ciptakan anak cucunya dari setetes nuthfah air mani kemudian dari segumpal...darah darah yang kental kemudian dari segumpal daging daging yang besarnya sekepal tangan yang sempurna...dapat mengambil kesimpulan daripadanya, bahwa Allah yang memulai penciptaan dapat mengembalikan ciptaan itu...ibu-ibu kalian sebagai bayi lafal Thiflan sekalipun berbentuk tunggal tetapi makna yang dimaksud adalah... menjadi hidup dan suburlah ia hidup dengan suburnya serta dapat menumbuhkan huruf Min adalah huruf Allah tidak pernah menciptakan dua hati dalam diri seseorang....Dengan berkata seperti itu, sang istri seolah-olah menjadi ibunya....Hal itu-ketika kalian memberikan kedudukan anak angkat sama dengan kedudukan anak darah daging sendiri...-adalah perkataan yang tidak ada sisi benarnya dan tidak ada dampak hukumnya....Allah bermaksud menyatakan kebenaran dan membimbing kalian kepada kebenaran itu. dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Kecuali lain halnya dengan orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih" dari syirik...dan munafik, yang dimaksud adalah hati orang Mukmin, maka sesungguhnya imannya itu dapat memberi manfaat dengan membaca kabar gembira yaitu akan diberi anak bernama Ishak dan menyusul Yakub anak Ishak sesudah itu...mashdar Ibrahim menjawab, "Selamatlah." atas kalian Maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging...anak sapi yang dipanggang daging panggang anak sapi. Setelah membuahi ovum, sperma itu Kami jadikan darah....Darah itu pun kemudian Kami jadikan sepotong daging yang kemudian Kami bentuk menjadi tulang....Tulang itu lalu Kami balut dengan daging. Setelah itu, Kami menyempurnakan penciptaannya. Para pelayan itu juga membawakan buah-buahan, dengan berbagai macam jenis yang dapat mereka pilih dan...lihat, dan daging burung yang mereka inginkan. Para pelayan itu juga membawakan buah-buahan, dengan berbagai macam jenis yang dapat mereka pilih dan...lihat, dan daging burung yang mereka inginkan. Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah....Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti. Sahabatnya yang beriman itu mengatakan, "Apakah kamu merelakan dirimu mengingkari Tuhan yang telah menciptakan...moyangmu, Adam, dari segumpal tanah dan menjadikan keturunannya dari setetes air mani. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir lagi... lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti. Dan daging burung dari apa yang mereka inginkan untuk mereka nikmati sepuas-puasnya. Rosulullah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang artinya โ€œSesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah. jika segumpal darah tersebut baik maka akan baik pulalah seluruh tubuhnya, adapun jika segumpal darah tersebut rusak maka akan rusak pulalah seluruh tubuhnya, ketahuilah segumpal darah tersebut adalah hati.โ€ Yang lebih benar untuk penyebutan segumpal darah ุงู„ู‚ู„ุจ tersebut adalah jantung, akan tetapi di dalam bahasa Indonesia sudah terlanjur biasa untuk menerjemahkan ุงู„ู‚ู„ุจ dengan โ€œhatiโ€.Maka hati bagaikan raja yang menggerakkan tubuh untuk melakukan perbuatan-perbuatannya, jika hati tersebut adalah hati yang baik maka seluruh tubuhnya akan tergerak untuk mengerjakan hal-hal yang baik, adapun jika hatinya adalah hati yang buruk maka tentunya juga akan membawa tubuh melakukan hal-hal yang buruk. Hati adalah perkara utama untuk memperbaiki manusia, Jika seseorang ingin memperbaiki dirinya maka hendaklah ia memperbaiki dahulu hatinya!!!Ketahuilah, hati ini merupakan penggerak bagi seluruh tubuh, ia merupakan poros untuk tercapainya segala sarana dalam terwujudnya perbuatan. Hati laksana panglima yang memompa pasukannya untuk melawan musuh atau melemahkan mereka sehingga mundur dari medan peperangan. Karena hati disifatkan dengan sifat kehidupan dan kematian, maka hati ini juga dibagi dalam tiga kriteria yakni hati yang mati, hati yang sakit dan hati yang Hati yang SehatYaitu hati yang selamat, hati yang bertauhid mengesakan Alloh dalam setiap peribadatannya, di mana seseorang tidak akan selamat di hari akhirat nanti kecuali ia datang dengan membawa hati ini. Alloh berfirman dalam surat as-Syuโ€™ara ayat 88-89ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽู†ููŽุนู ู…ูŽุงู„ูŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุจูŽู†ููˆู†ูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุจูู‚ูŽู„ู’ุจู ุณูŽู„ููŠู…ูโ€œYaitu hari di mana tidak berguna lagi harta dan anak-anak kecuali mereka yang datang menemui Alloh dengan hati yang selamat selamat dari kesyirikan dan kotoran-kotorannya.โ€ QS. Asy Syuโ€™ara 88,89Hati yang sehat ini didefinisikan dengan hati yang terbebas dari setiap syahwat, selamat dari setiap keinginan yang bertentangan dari perintah Alloh, selamat dari setiap syubhat kerancuan-kerancuan dalam pemikiran, selamat dari menyimpang pada kebenaran. Hati ini selamat dari beribadah kepada selain Alloh dan berhukum kepada hukum selain hukum Rosul-Nya. Hati ini mengikhlaskan peribadatannya hanya kepada Alloh dalam keinginannya, dalam tawakalnya, dalam pengharapannya dalam kecintaannya Jika ia mencintai ia mencintai karena Alloh, jika ia membenci ia membenci karena Alloh, jika ia memberi ia memberi karena Alloh, jika ia menolak ia menolak karena Alloh. Hati ini terbebas dari berhukum kepada hukum selain Alloh dan Rosul-Nya. Hati ini telah terikat kepada suatu ikatan yang kuat, yakni syariat agama yang Alloh turunkan. Sehingga hati ini menjadikan syariat sebagai panutan dalam setiap perkataan dan berfirmanูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู„ูŽุง ุชูู‚ูŽุฏู‘ูู…ููˆุง ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุฏูŽูŠู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู„ูู‡ู ูˆูŽุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ุณูŽู…ููŠุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒโ€œWahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian bersikap mendahului Alloh dan Rosul-Nya, bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.โ€ QS. Al Hujurot 1Pemilik hati yang sehat ini akan senantiasa dekat dengan Al Quran, ia senantiasa berinteraksi dengan Al Quran, ia senantiasa tenang, permasalahan apapun yang dihadapinya akan dihadapi dengan tegar, ia senantiasa bertawakal kepada-Nya karena ia mengetahui semua hal berasal dari Alloh dan semuanya akan kembali kepada-Nya. Di manapun ia berada zikir kepada Alloh senantiasa terucap dari lisannya, jika disebut nama Alloh bergetarlah hatinya, jika dibacakan ayat-ayatNya maka bertambahlah imannya. Pemilik hati inilah seorang mukmin sejati, orang yang Alloh puji dalam Firman-Nyaุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููˆู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฐููƒูุฑูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุฌูู„ูŽุชู’ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุชูู„ููŠูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุขูŠูŽุงุชูู‡ู ุฒูŽุงุฏูŽุชู’ู‡ูู…ู’ ุฅููŠู…ูŽุงู†ู‹ุง ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุฑูŽุจูู‘ู‡ูู…ู’ ูŠูŽุชูŽูˆูŽูƒู‘ูŽู„ููˆู†ูŽโ€œSesungguhnya orang-orang yang beriman sempurna imannya ialah mereka yang bila disebut nama Alloh gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka karenanya, dan hanya kepada Allohlah mereka bertawakkal berserah diri.โ€ QS. Al-Anfaal 22. Hati yang MatiHati yang mati adalah hati yang tidak mengenal siapa Robbnya, ia tidak menyembah-Nya sesuai dengan perintah-Nya, ia tidak menghadirkan setiap perbuatannya berdasarkan sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya. Hati ini senantiasa berjalan bersama hawa nafsu dan kenikmatan dunia walaupun di dalamnya ada murka Alloh, akan tetapi hati ini tidak memperdulikan hal-hal tersebut, baginya yang terpenting adalah bagaimana ia bisa melimpahkan hawa nafsunya. Ia menghamba kepada selain Alloh, jika ia mencinta maka mencinta karena hawa nafsu, jika ia membenci maka ia membenci karena hawa berfirmanุฃูŽููŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ู…ูŽู†ู ุงุชู‘ูŽุฎูŽุฐูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽู‡ู ู‡ูŽูˆูŽุงู‡ู ูˆูŽุฃูŽุถูŽู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ุนูู„ู’ู…ู ูˆูŽุฎูŽุชูŽู…ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุณูŽู…ู’ุนูู‡ู ูˆูŽู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ูˆูŽุฌูŽุนูŽู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุจูŽุตูŽุฑูู‡ู ุบูุดูŽุงูˆูŽุฉู‹ ููŽู…ูŽู† ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠู‡ู ู…ูู† ุจูŽุนู’ุฏู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฃูŽููŽู„ูŽุง ุชูŽุฐูŽูƒู‘ูŽุฑููˆู†ูŽโ€œMaka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Alloh membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Alloh mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Alloh membiarkannya sesat. Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?โ€ QS. Al Jaatsiyah 23Pemilik hati ini jika dibacakan kepadanya ayat-ayat Al Quran maka dirinya tidak tergetar, ia senantiasa ingin menjauh dari Al Quran, ia lebih senang mendengar suara-suara yang membuatnya lalai, ia lebih senang mendengar nyanyian, mendengar musik, mendengar suara-suara yang menggejolakkan hawa nafsunya. Pemilik hati ini senantiasa gelisah, ia tidak tahu harus kepada siapa ia menyandarkan dirinya, ia tidak tahu kepada siapa ia berharap, ia tidak tahu kepada siapa ia meminta, kehidupannya terombang-ambing, ke mana saja angin bertiup ia akan mengikutinya, ke mana saja syahwat mengajaknya ia akan mengikutinya, wahai betapa menderitanya pemilik hati ini!3. Hati yang SakitHati ini adalah hati yang hidup namun mengandung penyakit. Hati ini akan mengikuti unsur kuat yang mempengaruhinya, terkadang hati ini cenderung kepada โ€œkehidupanโ€ dan terkadang cenderung kepada โ€œpenyakitโ€. Pada hati ini ada kecintaan kepada Alloh, keimanan, keikhlasan dan tawakal kepada-Nya. Akan tetapi pada hati ini juga terdapat kecintaan kepada syahwat, ketamakan, hawa nafsu, dengki, kesombongan dan sikap bangga ada di antara dua penyeru, penyeru kepada Alloh, Rosul dan hari akhir dan penyeru kepada kehidupan duniawi. Seruan yang akan disambutnya adalah seruan yang paling dekat dan paling akrab hati ini akan senantiasa berubah-ubah, terkadang ia berada dalam ketaatan dan kebaikan, terkadang ia berada dalam maksiat dan dosa. Amalannya senantiasa berubah sesuai dengan lingkungannya, jika lingkungannya baik maka ia berubah menjadi baik adapun jika lingkungannya buruk maka ia akan terseret pula kepada hati yang pertama adalah hati yang hidup, khusyuโ€™, tawadhuโ€™, lembut dan selalu berjaga. Hati yang kedua adalah hati yang gersang dan mati. Hati yang ketiga adalah hati yang sakit, kadang-kadang dekat kepada keselamatan dan kadang-kadang dekat kepada wahai kaum muslimin! hendaknya kita menginterospeksi diri kita sendiri, termasuk dalam golongan yang manakah hati kita? apakah hati kita termasuk dalam hati yang sehat, hati yang sakit atau malah hati kita telah mati? Maka renungkanlah Firman Alloh dalam surat Al-Kahfi ayat 49ูˆูŽูˆูุถูุนูŽ ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ููŽุชูŽุฑูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุฌู’ุฑูู…ููŠู†ูŽ ู…ูุดู’ููู‚ููŠู†ูŽ ู…ูู…ู‘ูŽุง ูููŠู‡ู ูˆูŽูŠูŽู‚ููˆู„ููˆู†ูŽ ูŠูŽุง ูˆูŽูŠู’ู„ูŽุชูŽู†ูŽุง ู…ูŽุงู„ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ูƒูุชูŽุงุจู ู„ูŽุง ูŠูุบูŽุงุฏูุฑู ุตูŽุบููŠุฑูŽุฉู‹ ูˆูŽู„ูŽุง ูƒูŽุจููŠุฑูŽุฉู‹ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฃูŽุญู’ุตูŽุงู‡ูŽุง ูˆูŽูˆูŽุฌูŽุฏููˆุง ู…ูŽุง ุนูŽู…ูู„ููˆุง ุญูŽุงุถูุฑุงู‹ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุธู’ู„ูู…ู ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ุฃูŽุญูŽุฏุงู‹โ€œDan diletakkanlah kitab kitab amalan perbuatan, lalu kamu akan melihat orang-orang berdosa ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya, dan mereka berkata Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan hadir tertulis. Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun.โ€ QS. Al Kahfy 49Dan sebaliknya Firman-Nya dalam Surat Al-Kahfi ayat 30-31ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽุนูŽู…ูู„ููˆุง ุงู„ุตู‘ูŽุงู„ูุญูŽุงุชู ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูŽุง ู†ูุถููŠุนู ุฃูŽุฌู’ุฑูŽ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญู’ุณูŽู†ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ุงู‹ ุฃููˆู’ู„ูŽุฆููƒูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุฌูŽู†ู‘ูŽุงุชู ุนูŽุฏู’ู†ู ุชูŽุฌู’ุฑููŠ ู…ูู† ุชูŽุญู’ุชูู‡ูู…ู ุงู„ู’ุฃูŽู†ู’ู‡ูŽุงุฑู ูŠูุญูŽู„ู‘ูŽูˆู’ู†ูŽ ูููŠู‡ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุณูŽุงูˆูุฑูŽ ู…ูู† ุฐูŽู‡ูŽุจู ูˆูŽูŠูŽู„ู’ุจูŽุณููˆู†ูŽ ุซููŠูŽุงุจุงู‹ ุฎูุถู’ุฑุงู‹ ู…ู‘ูู† ุณูู†ุฏูุณู ูˆูŽุฅูุณู’ุชูŽุจู’ุฑูŽู‚ู ู…ู‘ูุชู‘ูŽูƒูุฆููŠู†ูŽ ูููŠู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฃูŽุฑูŽุงุฆููƒู ู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ุซู‘ูŽูˆูŽุงุจู ูˆูŽุญูŽุณูู†ูŽุชู’ ู…ูุฑู’ุชูŽููŽู‚ุงู‹โ€œSesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalannya dengan yang baik. Mereka itulah orang-orang yang bagi mereka surga Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.โ€ QS. Al Kahfy 30-31Wahai zat yang membolak-bolakkan hati, teguhkanlah hati kami diatas agamamu, wahai zat yang membolak-balikkan hati tuntunlah hati kami teguh di atas ketaatan kepada-Muโ€ฆ***Penulis Abu Saโ€™id Satria Buana Murojaah Ustadz Abu Saโ€™ad Artikel

hadits tentang hati segumpal darah